Selasa, 12 Agustus 2014

Saat itu
Tetes demi tetes turun
Bagaikan tirai transparan menjulang setinggi mata memandang
Gerimis itu mewakili hatiku
Turunnya satu satu
Seperti kanal di ujung mataku

Menetes malu-malu dalam sendiri
Malu terhadap Rabb ku
Malu atas semua semua yang ku ingin
Ya Rabb,,
Aku sedang mencoba mengetuk pintu langit
Memanggil manggil
Menggigil
Menghiba,,
Memohon ampunan dan kebaikan di dalam kehidupan
Ampuni kami Ya Rabb..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar