Saat
itu
Tetes
demi tetes turun
Bagaikan
tirai transparan menjulang setinggi mata memandang
Gerimis
itu mewakili hatiku
Turunnya
satu satu
Seperti
kanal di ujung mataku
Menetes
malu-malu dalam sendiri
Malu
terhadap Rabb ku
Malu
atas semua semua yang ku ingin
Ya
Rabb,,
Aku
sedang mencoba mengetuk pintu langit
Memanggil
manggil
Menggigil
Menghiba,,
Memohon
ampunan dan kebaikan di dalam kehidupan
Ampuni
kami Ya Rabb..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar